Home Sistem Operasi 19 Macam Versi Android Dari Awal sampai Akhir

19 Macam Versi Android Dari Awal sampai Akhir

by TendaTekno

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Android merupakan sistem operasi pada smartphone paling populer di dunia untuk saat ini. Lebih dari 70% smartphone di dunia ini menggunakan sistem operasi Android. Mulai dari smartphone yang murah hingga yang sangat mahal mayoritas menggunakan sistem operasi Android.

Android dibangun oleh Andy Rubin, Rich Miner, Chris White, dan Nick Sears di Palo Alto, California pada bulan Oktober tahun 2003. Andy Rubik menjelaskan bahwa proyeknya dalam membangun sistem operasi Android adalah untuk menjadikan perangkat seluler menjadi lebih pintar.

Sistem operasi ini berbasis kernel Linux yang sudah dimodifikasi dan software open source lainnya. Android pertama kali dirilis pada tahun 2008 pada smartphone HTC Dream. Dengan demikian, HTC Dream menjadi smartphone dengan sistem operasi Android pertama di dunia. Source code dari Android yang dikenal dengan Android Open Source Project (AOSP) kemudian dikembangkan ke berbagai gadget lainnya seperti smart TV, smartwatch, kamera digital, dan game console.

Yang unik dari Android adalah penggunaan nama makanan penutup pada setiap versinya. Inisial dari nama makanan penutup yang dipilih untuk setiap versinya mengikuti huruf abjad. Namun Android sudah menghilangkan nama makanan penutup pada seri akhirnya sehingga hanya menggunakan seri angka saja. Ini dia macam-macam versi sistem Android.

1. Android 1.0 Alpha

Android seri pertama memiliki nama Android Alpha dengan nomor seri dimulai dari 1.0. Nama dari Android versi pertama ini belum menggunakan nama makanan penutup namun masih menggunakan nama versi dari pengembangan awal software pada umumnya yaitu Alpha.

Android Alpha memiliki sejumlah fitur seperti Android Market, browser, dukungan kamera, sinkronisasi pada berbagai aplikasi Google, SMS, pemutar media, pemutar video YouTube, dan aplikasi umum lainnya seperti kalkulator, jam alarm, galeri, dll. Versi Android ini hanya digunakan pada satu perangkat yaitu HTC Dream yang merupakan smartphone Android pertama di dunia.

2. Android 1.1 Beta

Versi Android selanjutnya bernama Android adalah Android 1.1 atau dikenal dengan Android Beta. Versi ini merupakan pembaruan dari versi Alpha dengan menambahkan beberapa fitur dan memperbaiki beberapa bug. Beberapa fitur baru yang ditambahkan di antaranya adalah fitur untuk menampilkan atau menyembunyikan tombol panggilan dan fitur untuk menyimpan lampiran pada pesan.

3. Android 1.5 Cupcake

versi android cupcake
Cupcake (foto: pixabay.com)

Penamaan makanan penutup pada nama kode dimulai pada Android versi 1.5 yang diberi nama Cupcake. Nama cupcake ditentukan dari inisial huruf C yang melanjutkan inisial huruf A pada versi Alpha dan inisial huruf B pada versi Beta. Android Cupcake dirilis pada akhir bulan April 2009. Terdapat banyak fitur yang ditambahkan pada versi ini, di antaranya adalah dukungan aplikasi keyboard pihak ke tiga, fitur widget pada home screen, perekaman video dalam format MPEG-4 dan 3GP, fitur copy-paste pada browser, dan opsi auto-rotation.

4. Android 1.6 Donut

android versi donut
Donut (foto: pixabay.com)

Versi ke empat dari sistem operasi Android bernomor seri 1.6 dan memiliki kode nama Android Donut. Android Donut dirilis pada tanggal 15 September 2009. Pada versi ini, terdapat dukungan untuk smartphone CDMA. Beberapa fitur tambahan yang ada pada Android Donut adalah indikator penggunaan baterai dan fitur kemampuan multi selection untuk menghapus beberapa foto secara sekaligus.

5. Android 2.0 Eclair

eclair
Eclair (foto: pexels.com)

Setelah Android Donut, pada tanggal 27 Oktober 2009 Android merilis versi 2.0 yang memiliki kode nama Android Eclair. Eclair dalam Bahasa Indonesia memiliki arti kue sus. Pada versi ini, layar home screen secara default terdapat Google Search bar di bagian atas. Terdapat beberapa fitur kamera baru pada versi ini seperti dukungan flash, mode pemotretan, digital zoom, white balance, efek warna, dan macro focus. Pada aplikasi galeri foto juga terdapat fitur dasar untuk edit foto.

6. Android 2.2 Froyo

frozen yogurt
Frozen Yogurt (foto: pixabay.com)

Versi ke-6 dari sistem operasi Android bernama Android Froyo. Apa itu froyo? Froyo merupakan singkatan dari frozen yogurt (yogurt beku). Versi ini dirilis pada tanggal 20 Mei 2010 saat konferensi Google I/O berlangsung. Sebuah fitur paling mencolok dan menjadi perhatian dari kehadiran Android Froyo adalah fitur USB tethering dan Wi-Fi hotspot yang dapat mengubah smartphone dapat berbagi koneksi internet dengan perangkat lainnya.

7. Android 2.3 Gingerbread

versi android gingerbread
Gingerbread (foto: pexels.com)

Versi Android ke-7 bernama Android Gingerbread dengan nomor seri 2.3. Perlu diketahui bahwa Android versi Gingerbread ke bawah sudah tidak mendapatkan dukungan dari Google mulai tanggal 27 September 2021.

Android Gingerbread dirilis pada tanggal 6 Desember 2010. Pada versi ini, Android memperkenalkan dukungan fitur NFC (Near-field communication) yang berguna untuk transfer data jarak dekat, pembayaran tanpa kartu, dan lain-lain. Selain itu, pada versi ini juga diperkenalkan dukungan SIP (Session Initiation Protocol) yang berfungsi untuk melakukan telephone menggunakan koneksi internet.

8. Android 3.0 Honeycomb

honeycomb
Honeycomb (foto: pixabay.com)

Android Honeycomb merupakan versi Android yang khusus dirancang untuk tablet (layar besar). Versi ini pertama kali dirilis pada produk Motorola Xoom di bulan Februari 2011. Di samping beberapa fitur barunya, Android Honeycomb memperkenalkan tema user interface baru yang disebut dengan “holographic”.

9. Android 4.0 Ice Cream Sandwich

ice cream sandwich
Ice cream sandwich (foto: wikimedia.org)

Versi Android selanjutnya setelah Gingerbread (smartphone) dan Honeycomb (tablet) adalah Android Ice Cream Sandwich dengan nomor seri 4.0. Versi ini membawa perubahan yang signifikan terutama dari segi tampilan. Android Ice Cream Sandwich menggunakan typeface baru bernama Roboto dan tampilan baru yang diberi julukan “Holo” yang memiliki karakteristik minimalis dan bersih.

Selain itu banyak sekali fitur-fitur yang muncul pada versi ini seperti integrasi kontak dengan social network, kontrol musik melalui lock screen, face unlock, fitur monitor dan pembatasan penggunaan mobile data, dan masih banyak lagi.

10. Android 4.1 Jelly Bean

jelly bean
Jelly bean (foto: pixabay.com)

Versi ke sepuluh dari Android bernama Jelly Bean. Versi ini dirilis pada konferensi pengembang Google I/O di bulan Juni 2012. Pengembangan pada Android Jelly Bean berfokus pada peningkatan kinerja sistem operasi sehingga pengoperasian terasa lebih responsif. Selain itu, dilakukan juga peningkatan pada sistem notifikasi.

11. Android 4.4 KitKat

android kitkat
Cokelat KitKat (foto: flickr.com)

Android versi ke 11 memiliki nama yang berbeda dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya. Jika versi-versi sebelumnya menggunakan nama makanan penutup yang umum, maka di versi ini Android menggunakan nama merek yaitu KitKat. Versi ini dirilis pada bulan Oktober 2013. Awalnya inisial K pada Android 4.4 ingin menggunakan nama Key Lime Pie. Namun karena dirasa bahwa banyak orang yang tidak tahu dengan makanan key lime pie, maka Android lebih memilih untuk menggunakan nama KitKat pada versi ini.

12. Android 5.0 Lollipop

lollipop
Lollipop (foto: pexels.com)

Setelah Jelly Bean, Android mengeluarkan versi yang bernama Lollipop. Versi ini diresmikan pada tanggal 25 Juni 2014 pada acara Google I/O dan tersedia untuk umum pada bulan November 2014. Perubahan yang paling mencolok dari Android Lollipop adalah user interface yang menggunakan konsep “material design”. Pada versi ini terdapat sebuah project yang disebut dengan project volta yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan baterai lebih lama hingga 30%.

13. Android 6.0 Marshmallow

marshmallow
Marshmallow (foto: pixabay.com)

Versi ke 13 dari Android bernama Android Marshmallow. Versi ini dirilis secara resmi pada bulan Oktober 2015 dan perangkat Nexus merupakan perangkat yang mendapatkan update pertama kali. Fokus utama dari pengembangan di versi ini adalah peningkatan secara keseluruhan dari versi sebelumnya. Android Marshmallow memperkenalkan desain baru dari izin aplikasi yang mana tidak lagi diberikan secara otomatis pada saat instalasi aplikasi baru seperti pada versi Android sebelumnya.

14. Android 7.0 Nougat

android nougat
Nougat (foto: pixabay.com)

Versi Android selanjutnya yang merupakan versi ke-14 dan versi utama ke-7 adalah Android Nougat. Nougat merupakan makanan penutup berupa permen yang terbuat dari kacang panggang, gula, dan buah kering. Versi ini dirilis pada bulan Agustus 2016 dan Nexus merupakan perangkat yang pertama kali mendapatkan update. Pada versi ini, Android memperkenalkan fitur yang dapat menampilkan lebih dari satu aplikasi sekaligus dalam satu layar.

15. Android 8.0 Oreo

android oreo
Biskuit Oreo (foto: pixabay.com)

Versi ke-15 Android dengan inisial “O” adalah Oreo. Ini merupakan versi Android ke-2 setelah Android KitKat yang menggunakan nama merk. Seperti yang kita ketahui bahwa Oreo merupakan nama merk dari sebuah biskuit berwarna hitam dengan isi krim berwarna putih di dalamnya. Versi ini dirilis secara resmi untuk umum pada bulan Agustus 2017. Banyak sekali fitur utama baru yang ada di versi ini, di antaranya adalah Picture-in-Picture, snooze notification, autofill password, Android Instant Apps, Google Play Protect, Smart Text Selection, dan masih banyak lagi.

16. Android 9.0 Pie

pie
Pie (foto: pixabay.com)

Versi ke-16 dari Android diberi nama Android Pie. Android Pie dirilis pada bulan Agustus 2018. Awalnya versi ini hanya tersedia untuk update pada Google Pixel.

Smartphone pertama yang dirilis menggunakan Android Pie sebagai sistem opearsi bawaan pabrik adalah Sony Xperia XZ3. Tampilan user interface pada Android Pie menggunakan versi yang lebih baru dari “material design” yang disebut dengan “material design 2.0”. Pada versi ini, letak jam dipindah ke sebelah kiri atas yang mana pada versi-versi sebelumnya berada di kanan atas.

17. Android 10

Android 9.0 atau Android Pie tercatat merupakan versi Android terakhir yang menggunakan nama makanan penutup. Pada Android 10, Google sudah tidak memberikan kode nama makanan lagi. Hal tersebut dikarenakan beberapa nama makanan penutup dirasa asing bagi beberapa negara tertentu dan menjadikannya sulit dimengerti oleh masyarakat secara global. Meskipun begitu, sebenarnya Android 10 masih memiliki nama internal yaitu Quince Tart namun tidak dipublikasikan secara umum.

Android 10 tersedia untuk umum pada bulan September 2019. Smartphone pertama yang menggunakan Android 10 sebagai sistem operasi bawaan adalah OnePlus 7T. Banyak fitur baru yang hadir di Android 10, di antaranya adalah dark mode, smart replay, live caption, dan family link.

18. Android 11

Versi Android selanjutnya setelah Android 10 adalah Android 11. Sejak Android 10 sepertinya Google sudah memutuskan untuk tidak menggunakan nama makanan penutup lagi. Penamaan kode makanan penutup sebenarnya masih terus berjalan namun hanya sekedar nama internal. Android 11 sendiri memiliki nama internal Red Velvet Cake. Beberapa fitur baru yang ada pada Android 11 di antaranya adalah built-in screen recording, device controls, media controls, dan masih banyak lagi. Untuk melihat fitur-fitur Android 11 Anda bisa melihat pada laman resmi website Android di android.com/android-11/

19. Android 12

Android 12 memiliki nama internal Snow Cone atau jika dalam Bahasa Indonesia berarti es serut. Android 12 dirilis pada tanggal 4 Oktober 2021. Beberapa fitur baru yang ada di Android 12 di antaranya adalah color reimagined, material you, pemilihan pelacakan lokasi pribadi, dan masih banyak lagi. Untuk fitur lainnya, Anda bisa melihatnya di android.com/android-12/

You may also like

Leave a Comment