Home Jaringan 8 Macam Topologi Jaringan beserta Kelebihan dan Kekurangannya

8 Macam Topologi Jaringan beserta Kelebihan dan Kekurangannya

by TendaTekno

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang macam-macam topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya. Namun sebelum membahas hal tersebut mari kita ketahui terlebih dahulu apa pengertian dari topologi jaringan.

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi merupakan metode bagaimana sebuah jaringan yang menghubungkan berbagai perangkat terbentuk. Nama dari topologi itu sendiri pada umumnya diambil dari bagaimana bentuk dari kabel-kabel jaringan atau koneksi yang terhubung antar perangkat. Topologi jaringan merupakan salah satu jenis pengelompokan jaringan komputer.

Macam-macam Topologi Jaringan

1. Topologi Star

jenis-jenis topologi - topologi star
Topologi star

Yang pertama adalah topologi star. Disebut topologi star karena kabel-kabel yang tersusun pada jaringan ini berbentuk seperti bintang. Topologi ini merupakan topologi yang paling umum digunakan. Pada topologi ini, semua komputer atau perangkat yang ada di jaringan terhubung ke hub/switch pusat. Data yang dikirimkan untuk melakukan komunikasi antar perangkat dikirim ke hub/switch pusat terlebih dahulu, kemudian diteruskan ke perangkat yang dituju. Topologi star sering digunakan pada jaringan lokal atau LAN. Biasanya jaringan topologi star menggunakan kabel coaxial dan RJ-45.

Kelebihan topologi star:

  • Jika kabel dari salah satu komputer terputus atau bermasalah, maka tidak akan berpengaruh ke komputer lainnya
  • Biaya instalasi yang murah
  • Tabrakan data tidak terjadi karena setiap perangkat langsung terhubung ke switch/hub
  • Apabila terjadi masalah pada jaringan, maka akan mudah untuk diidentifikasi dari mana sumbernya

Kekurangan topologi star:

  • Apabila switch/ hub pusat bermasalah, maka semua perangkat yang terhubung akan terdampak
  • Kinerja jaringan sangat bergantung pada switch/hub pusat sehingga switch/hub perlu perawatan ekstra supaya jaringan tetap berjalan dengan baik

2. Topologi Ring

macam-macam topologi - topologi ring
Topologi ring

Pada topologi ring, setiap komputer terhubung satu sama lain membentuk sebuah lingkaran atau cincin. Karena bentuknya yang merepresentasikan cincin, maka topologi ini disebut dengan topologi ring. Topologi ring termasuk topologi yang sudah tua dan jarang digunakan. Dalam topologi ring, masing-masing perangkat berfungsi sebagai repeater penguat sinyal yang menerima dan meneruskan sinyal dari perangkat satu ke perangkat lainnya.

Kelebihan topologi ring

  • Instalasi mudah
  • Biaya murah
  • Performa lebih baik dibandingkan topologi bus
  • Pelacakan mudah dilakukan apabila terjadi kesalahan
  • Hanya membutuhkan sedikit kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan data

Kekurangan topologi ring

  • Apabila terjadi masalah pada satu kabel atau perangkat, maka perangkat lainnya akan terdampak
  • Sulit untuk menambahkan perangkat baru karena antar perangkat yang satu dengan lainnya saling terhubung

3. Topologi Bus

jenis topologi bus
Topologi bus

Topologi bus termasuk topologi yang sudah tua dan digunakan pada masa kabel coaxial banyak digunakan. Pada topologi ini terdapat kabel coaxial yang terbentang di sepanjang jaringan dan berfungsi sebagai kabel utama. Semua perangkat yang berada dalam jaringan terhubung ke kabel tersebut menggunakan konektor T (BNC). Pada setiap ujung kabel coaxial terdapat terminator yang berfungsi untuk mencegah sinyal terpantul kembali. Sinyal yang terpantul dapat menyebabkan tabrakan sinyal pada jaringan.

Kelebihan topologi bus:

  • Hemat kabel
  • Mudah untuk menambah perangkat pada jaringan karena tidak akan mengganggu kinerja perangkat lain
  • Tidak memerlukan banyak kabel
  • Jika terdapat masalah pada satu perangkat, maka perangkat lain tidak akan terdampak

Kekurangan topologi bus:

  • Bila terjadi gangguan pada kabel, maka semua perangkat akan terdampak
  • Tidak cocok untuk dipasangkan banyak perangkat karena performa akan menjadi kurang baik
  • Apabila terjadi kesalahan, maka sulit untuk dilacak

4. Topologi Line

macam-macam topologi - topologi line
Topologi line

Topologi line merupakan pengembangan dari topologi bus. Sama seperti topologi bus, pada topologi ini komputer terhubung dengan satu kabel coaxial menggunakan konektor BNC. Pada setiap ujung kabel coaxial ditutup oleh terminator untuk mencegah pantulan sinyal. Kelebihan dan kekurangan yang dimiliki juga mirip dengan topologi bus. Yang membedakan hanyalah bentuk jaringan secara keseluruhan yang menggambarkan satu garis lurus, sedangkan topologi bus menggambarkan satu garis lurus yang bercabang.

5. Topologi Tree

topologi tree
Topologi tree

Topologi tree juga merupakan pengembangan dari topologi bus. Jika pada topologi line menghilangkan cabang-cabang yang ada di topologi bus, maka di topologi tree kebalikkannya yaitu menambakan cabang-cabang pada setiap cabang topologi bus. Itu berarti, pada topologi tree setiap switch/hub menghubungkan lebih dari satu perangkat. Topologi diberi nama topologi tree karena banyak membentuk cabang-cabang.

Kelebihan topologi tree:

  • Cakupan jaringan lebih besar dibandingkan topologi bus
  • Apabila terjadi kerusakan atau gangguan pada satu perangkat client, maka tidak akan berdampak terhadap perangkat lainnya
  • Mudah untuk mendeteksi kerusakan atau gangguan pada jaringan

Kekurangan topologi tree:

  • Apabila switch/hub rusak, maka seluruh perangkat yang tersambung akan terdampak
  • Proses instalasi dan konfigurasi yang sulit
  • Apabila komputer tingkat atas mengalami gangguan, maka perangkat yang ada pada tingkat bawahnya akan terdampak

6. Topologi Mesh

topologi mesh
Topologi mesh

Pada topologi ini, setiap perangkat terhubung dengan semua perangkat yang berada pada jaringan. Misalkan terdapat 5 komputer dalam jaringan, maka setiap komputernya terhubung dengan 4 komputer lainnya. Dengan banyaknya koneksi yang ada pada setiap perangkat menjadikan kegagalan aliran data pada jaringan dapat diminimalkan sebaik mungkin.

Kelebihan topologi mesh:

  • Apabila terjadi kerusakan pada salah satu kabel, perangkat lain masih dapat berkomunikasi dengan lancar
  • Kesalahan atau gangguan pada jaringan dapat dideteksi dengan mudah
  • Pengiriman data berlangsung cepat karena tidak perlu melalui perangkat lain terlebih dahulu

Kekurangan topologi mesh:

  • Membutuhkan banyak kabel
  • Biaya instalasi mahal
  • Proses instalasi tidak mudah

7. Topologi Infrastruktur

jenis topologi wireless - topologi infrastruktur
Topologi infrastruktur

Kali ini kita masuk ke topologi nirkabel (wireless). Yang pertama adalah topologi infrastruktur. Topologi ini menggunakan access-point untuk menghubungkan berbagai perangkat yang ada di jaringan. Access-point berfungsi sebagai pusat jaringan dan pengganti switch/hub pada jaringan kabel. Dengan begitu, komunikasi antar perangkat yang terjadi pada jaringan terlebih dahulu dikirimkan ke access-point lalu dilanjutkan ke perangkat yang dituju.

Kelebihan topologi infrastruktur:

  • Jangkauan yang luas
  • Keamanan yang baik
  • Bagus untuk digunakan pada jaringan yang terdapat banyak perangkat

Kekurangan topologi infrastruktur:

  • Memerlukan biaya tambahan untuk membeli access-point
  • Konfigurasi yang tidak mudah

8. Topologi Ad-hoc

topologi ad-hoc
Topologi ad-hoc

Topologi jaringan nirkabel yang ke dua adalah topologi ad-hoc. Tidak terdapat access-point pada topologi ini sehingga komunikasi antara perangkat terjadi secara langsung tanpa perantara. Topologi Ad-hoc juda dikenal sebagai jaringan peer-to-peer yang merupakan salah satu jenis jaringan komputer berdasarkan fungsi.

Kelebihan topologi ad-hoc:

  • Praktis dan mudah untuk dioperasikan
  • Tidak memerlukan biaya untuk membeli access-point
  • Mudah untuk dikonfigusi

Kekurangan topologi ad-hoc:

  • Tidak cocok digunakan pada jaringan yang terdapat banyak perangkat
  • Jangkauan terbatas
  • Keamanan kurang baik

You may also like

1 comment

Reyhan May 27, 2022 - 12:41 PM

terimakasih artikelnya sangat bermanfaat

Reply

Leave a Comment