Home Website 9 Tips SEO On-page untuk Mendongkrak Peringkat Website

9 Tips SEO On-page untuk Mendongkrak Peringkat Website

by TendaTekno

Apa itu SEO on-page? Pada artikel tentang pengenalan SEO sudah dijelaskan bahwa SEO on-page merupakan teknik SEO yang dilakukan pada website itu sendiri. Jadi kita berfokus untuk meningkatkan faktor-faktor internal pada website kita supaya bisa teroptimasi dengan baik dan masuk ke halaman pertama Google pencarian. Pertanyaannya adalah hal-hal apa saja yang perlu untuk melakukan optimasi on-page?

1. Judul Website dan Konten

Nama website dan judul konten menjadi hal yang sangat penting saat melakukan optimasi on-page. Untuk website yang menawarkan barang atau jasa, pastikan Anda menyantumkan kata kunci dari apa yang ditawarkan tersebut dalam judul website. Contohnya adalah vultr.com yang menyantumkan kata kunci “SSD VPS Servers, Cloud Servers and Cloud Hosting” pada judul website mereka.

judul untuk seo on-page

Sedangkan untuk judul konten biasanya digunakan pada artikel blog. Pastikan terdapat target kata kunci pada judul konten yang akan dibuat. Contohnya saat mentargetkan kata kunci “cara membuat slime” maka pastikan kata kunci tersebut tertulis pada judul konten.

2. Tambah Gambar dan Optimasikan

Jangan sampai konten yang Anda buat hanya terdiri dari tulisan saja. Tambahlah gambar-gambar pendukung yang berkaitan dengan artikel atau konten yang sedang Anda buat. Setelah itu, cantumkan target kata kunci pada alt gambar yang sudah Anda tambahkan. Jika Anda menggunakan WordPress, Anda bisa klik pada gambar yang ingin diberi alt text, lalu pada bagian tab Block tuliskan keyword pada kotak Alt text (alternative text).

cara memberikan alt text untuk seo on page di wordpress

Gunakan gambar dengan ukuran besar namun dengan ukuran file yang kecil supaya loading halaman tidak terlalu lama. Anda bisa menggunakan plugin yang dapat secara mengkompres gambar yang di-upload.

3. Pengulangan Kata Kunci (Keyword) pada Konten

Di konten yang kita buat usahakan adanya pengulangan pada kata kunci yang kita bidik. Contohnya adalah apabila kita membidik kata kunci “cara membuat slime”, maka pastikan terjadi pengulangan setidaknya 2-3 kali pada konten yang kita buat.

Tulis juga parafrase dari kata kunci yang kita bidik. Misalkan parafrase dari “cara membuat slime” adalah “cara membikin slime”.

Selain parafrase, usahakan juga menulis turunan dari kata kunci yang kita bidik. Cara paling mudah untuk mengetahui kata kunci turunan dari kata kunci yang kita bidik adalah dari pencarian terkait yang berada di bagian paling bawah hasil pencarian. Contoh kata kunci turunan dari “cara membuat slime” adalah “cara membuat slime dengan lem fox”, “cara membuat slime 1 bahan”, “cara membuat slime bening”, “cara membuat slime air”.

4. Tambahkan Internal Link

Internal link adalah sebuah link yang mengarah ke halaman lain di website itu sendiri. Selain berfungsi untuk mengarahkan pengunjung ke halaman lain dan menambah jumlah views pada website, ternyata internal link juga sangat bagus untuk SEO. Search engine akan menandai konten-konten yang terkait dengan keberadaan internal link ini.

5. Sisipkan Outbound Link

Selain internal link, outbound link juga merupakan hal yang penting untuk optimasi on-page. Outbound link merupakan link yang mengarah ke website lain. Pastikan outbound link yang Anda sisipkan di konten mengarah ke website yang kredibel dan sesuai dengan konten yang sedang Anda buat. Dengan begitu, search engine akan memberikan penilaian bahwa konten Anda memiliki keterkaitan dengan outbound link ke website yang Anda cantumkan.

6. Buatlah Permalink yang Sederhana

Apa itu permalink? Permalink adalah singkatan dari permanen link yang merupakan keseluruhan alamat URL dari sebuah konten atau halaman website. Contoh dari permalink yang sederhana adalah https://backlinko.com/on-page-seo. Bandingkan dengan https://backlinko.com/2022/01/on-page-seo yang terlalu panjang dan lebih sulit untuk diingat. Jika Anda menggunakan WordPress, Anda bisa menuju menu Settings > Permalinks lalu pilih jenis struktur permalink yang paling sederhana yaitu Post name.

7. Percepat Loading Website

Kecepatan website juga berpengaruh terhadap SEO. Loading lama dapat memperbesar resiko bounce rate pada website karena pengunjung malas untuk menunggu. Bounce rate adalah istilah untuk website yang langsung ditinggalkan saat dikunjungi. Faktor dari terjadinya bounce rate bisa bermacam-macam, mulai dari terlalu banyak pop-up iklan yang mengganggu, tampilan website yang membingungkan, dan loading website yang terlalu lama.

Jika Anda menggunakan CMS WordPress, berikut beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk mempercepat loading website Anda:

  • Jangan terlalu banyak menggunakan plugin. Buang plugin-plugin yang dirasa tidak diperlukan.
  • Sederhanakan tampilan website. Buang widget yang dirasa tidak perlu.
  • Gunakan theme yang sudah dioptimasi dari segi kecepatan dan SEO-nya. Jika Anda memiliki dana lebih, Anda dapat menemukan banyak theme premium yang sudah dioptimasi di themeforest.net.
  • Gunakan server hosting yang dekat dengan target pengunjung dari website kita. Jika target pengunjung website kita adalah orang Indonesia, maka gunakanlah web hosting yang servernya berada di Indonesia atau sejauh-jauhnya yang masih di wilayah Asia seperti Singapura.
  • Gunakan plugin cache seperti LiteSpeed Cache, Wp-Optimize, W3 Total Cache, WP Fastest Cache, atau WP Super Cache.
  • Pastikan gambar-gambar yang di-upload ke website ukurannya tidak terlalu besar. Gunakan image compressor untuk mengecilkan ukuran file dari gambar yang di-upload ke website Anda.

8. Gunakan SSL

ssl untuk seo
Gunakan SSL pada website (gambar: freepik.com/jcomp)

Search Engine lebih mengutamakan untuk menaikkan peringkat website yang menggunakan SSL karena website yang memiliki SSL memiliki keamanan yang lebih tinggi dan reputasi yang lebih baik. Apa itu SSL? SSL adalah sebuah teknologi yang memiliki fungsi untuk melindungi data-data yang dikirim oleh pengunjung website. Dengan keberadaan SSL pada sebuah website, pengunjung akan merasa lebih aman. Oleh karena itu, search engine lebih mengutamakan website yang menggunakan SSL daripada yang tidak.

9. Konten yang Berkualitas

berbagai macam faktor seo
(aset: freepik.com/creativeart)

Untuk bisa menempati halaman satu Google, Anda harus sebisa mungkin membuat konten yang berkualitas di website Anda. Konten yang berkualitas bukan hanya berdasarkan jumlah kata yang banyak namun isi yang berbobot dari informasi yang ditulis. Oleh karena itu, buatlah konten sebaik-baiknya dengan memberikan informasi yang akurat dan detail sehingga search engine akan memprioritaskan konten yang Anda buat tersebut.

You may also like

Leave a Comment