Home Website 5 Macam Media Sosial Paling Populer di Indonesia Tahun 2022

5 Macam Media Sosial Paling Populer di Indonesia Tahun 2022

by TendaTekno

Pada kesempatan kesempatan kali ini kita akan membahas media sosial paling populer di Indonesia pada tahun 2021. Media sosial merupakan jenis website yang berfungsi untuk terhubung dan berkomunikasi dengan orang lain dari seluruh penjuru dunia. Terdapat banyak sekali media sosial di dunia ini.

Dari sekian banyak media sosial yang ada, hanya beberapa di antaranya yang memiliki ratusan juta pengguna dari seluruh penjuru dunia. Begitu juga di Indonesia, hanya beberapa media sosial saja yang digunakan oleh mayoritas pengguna internetnya. Apa saja itu? Ini dia 5 macam media sosial media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia pada tahun 2021.

1. Facebook

facebook sebagai media sosial paling populer di Indonesia
Logo Facebook

Media sosial paling populer yang pertama adalah Facebook. Siapa sih yang tidak kenal dengan media sosial yang satu ini? Tidak hanya media sosialnya saja, namun pemiliknya yang bernama Mark Zuckerberg juga dikenal oleh banyak orang di Indonesia. Pemilik Facebook terkenal dengan pakaiannya yang sederhana dan itu-itu saja, yang kemudian dijadikan panutan oleh banyak orang untuk bisa hidup sederhana.

Di akhir tahun 2021, nama perusahaan Facebook berganti nama menjadi Meta Platforms. Media sosial ini berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat.

Facebook didirikan pada bulan Januari 2004 oleh Mark Zuckerberg bersama teman-temannya dan kemudian diluncurkan pada bulan Februari 2004. Sebelum bernama Facebook, pada awalnya nama yang digunakan adalah The Facebook dengan domain thefacebook.com. Media sosial ini pada awalnya hanya sekedar jejaring sosial antar Universitas di Amerika Serikat. Kemudian seiring berjalannya waktu, pangsa pasar Facebook makin meluas hingga ke seluruh penjuru dunia.

2. Instagram

logo instagram
Logo Instagram

Media sosial paling populer yang ke-2 adalah Instagram. Media sosial atau jejaring sosial ini merupakan media sosial yang dimiliki oleh Meta Platform. Instagram dikembangkan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger. Instagram diluncurkan pada bulan Oktober 2010 dan kemudian diakuisisi oleh Facebook sebesar 1 miliar dolar Amerika pada April 2012.

Konsep dari media sosial ini adalah ditujukan untuk berbagi foto dan video pendek. Berbeda dari Facebook yang dapat berbagi informasi tanpa gambar, di Instagram penggunanya diharuskan mengunggah foto atau video untuk berbagi sebuah informasi. Kanvas untuk foto atau video yang diunggah pun juga memiliki ukuran 1:1 sehingga pengguna diharuskan menjadikan rasio dari foto atau video yang akan diunggahnya menjadi 1:1. Jika tidak, maka akan terdapat white space pada foto atau video yang diunggah.

3. YouTube

youtube sebagai media sosial paling populer berkonsep video
Logo YouTube

YouTube merupakan media sosial yang dikhususkan untuk berbagi video. Media sosial ini didirikan pada bulan Februari 2005 oleh Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. YouTube kemudian dibeli oleh Google pada bulan November 2006 dengan nilai 1,65 miliar dolar Amerika.

Yang menarik dari media sosial ini adalah pengunggah video dapat meraup penghasilan apabila memasang iklan dari program yang bernama Google AdSense. Kehadiran YouTube ditambah dengan internet di Indonesia yang semakin baik menjadikannya keberadaan televisi mulai ditinggalkan karena di YouTube, pengguna dapat menjelajah berbagai macam video unggahan baik itu dari individu maupun media dan dapat memutarnya berulang kali tanpa terikat dengan waktu.

Sebagai informasi, rasio ukuran video paling optimal yang bagus untuk diunggah ke YouTube adalah 16:9.

4. TikTok

logo tiktok
Logo TikTok

TikTok merupakan media sosial berformat video pendek. Dengan semakin banyaknya pengguna, TikTok mulai menyesuaikan diri dengan menyediakan durasi video yang lebih lama.

Media sosial ini dikembangkan oleh ByteDance dan dirilis pada bulan September 2016. Kemunculan media sosial ini di Indonesia pada awalnya menuai kontroversi. Banyak cap negatif yang diberikan kepada media sosial yang satu ini. Bahkan Kemenkominfo pernah memblokir TikTok setelah mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat. Kemenkominfo kemudian membuka kembali blokir terhadap TikTok setelah terjadi negosiasi dari pihak perusahaan.

Pengguna TikTok di Indonesia mulai naik secara drastis semenjak virus corona merebak di Indonesia. Tercatat terjadi kenaikan sebesar pengguna di Indonesia 20% pada awal pandemi dibandingkan biasanya. Banyak masyarakat yang awalnya iseng men-download aplikasi ini akhirnya tertarik dan menetap di media sosial yang satu ini.

5. Twitter

logo twitter
Logo Twitter

Media sosial paling populer di Indonesia yang terakhir adalah Twitter. Twitter merupakan media sosial berkonsep microblogging (pesan singkat). Di Twitter, pengguna hanya bisa membuat pesan atau status sebanyak maksimal 280 karakter. Pembatasan karakter tersebut sudah dua kali lebih besar dibandingkan dengan sebelum tahun 2017 yang hanya memiliki jumlah maksimum karakter sebanyak 140 karakter.

Twitter didirikan oleh Jack Dorsey, Noah Glass, Evan Williams, dan Biz Stone pada bulan Maret 2006. Media sosial ini bermarkas di San Francisco, California, Amerika Serikat.

Setiap postingan yang dilakukan oleh penggunanya di Twitter disebut dengan tweet. Selain melakukan tweet, pengguna juga dapat melakukan retweet yang merupakan kegiatan posting ulang tweet yang sudah dilakukan oleh orang lain. Pengguna juga dapat memantau topik apa yang sedang hangat diperbincangkan melalui halaman explore.

You may also like

Leave a Comment