Home Jaringan 3 Jenis Kabel Jaringan untuk Membangun Jaringan Komputer

3 Jenis Kabel Jaringan untuk Membangun Jaringan Komputer

by TendaTekno

Dalam sebuah jaringan komputer, terdapat 2 macam cara data dikirimkan yaitu melalui kabel dan nirkabel (wireless). Pada jaringan kabel, pastinya kabel merupakan salah satu komponen paling penting dalam pembentukannya. Secara garis besar, terdapat 3 jenis kabel jaringan yaitu kabel coaxial, twisted pair, dan fiber optik. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai jenis-jenis kabel jaringan tersebut.

1. Kabel Coaxial

jenis kabel jaringan - coaxial
Kabel coaxial (foto: wikipedia.org)

Kabel coaxial dalam bahasa Indonesia disebut dengan kabel sepaksi atau sesumbu. Jenis kabel jaringan ini menggunakan dua buah konduktor dan biasanya digunakan pada jaringan dengan perangkat yang tidak terlalu banyak karena kecepatannya yang terbatas. Kabel ini mampu mentransmisikan data dari 10 sampai 100 MBps.

Kabel coaxial biasanya digunakan pada jaringan dengan bandwith tinggi. Selain untuk jaringan, kabel coaxial biasanya juga digunakan sebagai kabel pada antena televisi. Kabel ini menyalurkan berbagai macam informasi yang sudah diubah menjadi sinyal listrik.

Kelebihan kabel coaxial:

  • Harga murah
  • Memiliki kemampuan untuk menyalurkan informasi hingga 900 kanal telepon
  • Memiliki bandwith yang besar
  • Jangkauan kabel cukup jauh

Kekurangan kabel coaxial:

  • Proses instalasi sulit
  • Biaya perawatan mahal
  • Memiliki ketahanan yang kurang baik apabila dipasang di atas tanah
  • Temperatur dapat mempengaruhi kinerja
  • Membutuhkan repeater untuk koneksi jarak jauh

2. Kabel Twisted Pair

jenis kabel jaringan - twisted pair
Kabel twisted pair (foto: shopdelta.eu)

Kabel twisted pair, sesuai namanya merupakan kabel jaringan yang memiliki dua konduktor yang saling melilit satu sama lain. Tujuan dari dililitnya dua kabel tersebut adalah untuk meminimalkan gangguan elektromagnetik dari luar. Cara kerja dari jenis kabel jaringan ini adalah menghantarkan alus listrik untuk menyalurkan informasi seperti kabel coaxial. Pada pembungkus kabel biasanya diberikan warna yang berbeda-beda untuk memudahkan pemasangan ke konektor.

Kabel twisted pair dapat digunakan untuk transmisi analog maupun digital. Konektor RJ-45 merupakan konektor yang biasa digunakan pada pengaplikasian kabel twisted pair.

Terdapat 2 jenis kabel twisted pair yaitu Unshielded Twisted Pair (UTP) dan Shielded Twisted Pair (STP).

A. Unshielded Twisted Pair

Seperti namanya, unshielded twisted pair (UTP) merupakan kabel twisted pair yang tidak menggunakan pelindung. Gangguan eksternal pada kabel ini dapat berkurang karena adanya isolasi. Kabel UTP disusun secara berpasangan dan koneksi baru dapat ditambahkan saat diperlukan.

Sambungan telepon yang terdapat pada rumah biasanya memiliki satu pasang tambahan di dalamnya. Electronic Industries Association membagi kabel UTP ke dalam 7 kategori berdasarkan beberapa standar yaitu CAT1, CAT2, CAT3, CAT4, CAT5, CAT6, CAT 6a, CAT7. Setiap kabel dalam 7 kategori tersebut digunakan berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan.

Kelebihan kabel UTP:

  • Harganya yang terjangkau dibandingkan jenis kabel lainnya
  • Pemasangan mudah karena ukurannya yang ringkas

Kekurangan kabel UTP:

  • Koneksi kabel UTP cenderung kurang aman
  • Bandwidth yang dimiliki sangat terbatas
  • Panjang kabel yang digunakan maksimal 100 meter

B. Shielded Twisted Pair

Kabel shielded twisted pair (STP) merupakan jenis kabel twisted pair yang memiliki penutup pelindung berupa copper braid di atas konduktor. Dengan adanya penutup copper braid ini, kabel STP menjadi lebih kuat dibandingkan dengan kabel UTP. Selain memberikan kekuatan ekstra pada kabel, copper braid juga dapat mengurangi noise dan ganggung sinyal pada kabel. Kabel STP biasanya dipasang bawah tanah.

Kelebihan kabel STP:

  • Cocok untuk digunakan pada komunikasi dan transmisi jarak jauh
  • Memiliki bandwith yang lebih tinggi dibandingkan kabel STP
  • Lebih minim noise dan gangguan sinyal
  • Lebih kuat dibandingkan kabel UTP

Kekurangan kabel STP:

  • Harganya mahal
  • Perlu perawatan lebih
  • Hanya bisa dipasang di bawah tanah
  • Meskipun sambungan lebih tebal dan berat, namun panjang segmen sama seperti kabel UTP

3. Kabel Fiber Optic

jenis kabel jaringan - fiber optik
Kabel fiber optik (gambar: incompliancemag.com)

Mungkin Anda merasa tidak asing mendengar nama kabel yang satu ini. Teknologi fiber optik merupakan teknologi jaringan terbaru yang belakangan ini mulai ditawarkan oleh banyak provider internet kabel di Indonesia.

Kabel fiber optik merupakan jenis kabel jaringan yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat tipis yang mampu mengirim data dalam kecepatan tinggi. Dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, jenis kabel jaringan fiber optik memiliki bandwidth yang lebih besar dan mampu mengirimkan data dengan jarak yang lebih jauh.

Kelebihan kabel fiber optik

  • Memiliki bandwith yang besar dan jarak yang jauh
  • Memiliki ketahanan yang tinggi dari gangguan luar
  • Transmisi data super cepat
  • Biaya perawatan murah

Kekurangan kabel fiber optik

  • Harganya sangat mahal dibandingkan kabel jenis lainnya
  • Proses instalasi sulit
  • Proses perbaikan sulit saat terjadi kerusakan

You may also like

1 comment

reyhan May 31, 2022 - 3:05 PM

thanks semoga website ini bisa terus berkembang

Reply

Leave a Comment