Home Website Apa Itu Website? Pengertian dan 12 Jenis Website beserta Contohnya

Apa Itu Website? Pengertian dan 12 Jenis Website beserta Contohnya

by TendaTekno

Apa itu website? Website adalah kumpulan halaman di internet yang berisikan konten informasi berupa tulisan, gambar, atau video. Website dapat diakses dengan mengetikkan alamat website yang disebut dengan domain pada sebuah web browser. Sebuah website memerlukan hosting untuk menyimpan data-data agar dapat menyajikan berbagai macam konten kepada para pengunjung. Jadi, sebuah website setidaknya memiliki domain dan hosting supaya bisa berjalan dan diakses oleh orang-orang dari segala penjuru dunia.

apa itu website?
Apa itu website? (foto: unsplash.com)

Jenis-jenis Website Berdasarkan Sifatnya

Terdapat 2 jenis website berdasarkan sifatnya yaitu website statis dan dinamis. Lalu apa perbedaan website statis dan dinamis? Mari kita bahas keduanya

1. Website Statis

Menurut KBBI, statis berarti dalam keadaan diam atau tetap. Sama halnya dengan website statis yang memiliki sifat tetap atau tidak berubah. Perubahan yang dimaksud di sini adalah perubahan dari pengunjung. Pada website statis, pengunjung tidak dapat berinteraksi secara langsung seperti membuat akun, membuat post, membuat komentar, dan lainnya. Website jenis ini biasanya hanya menjadi media informasi bagi pengunjung.

Kalaupun terdapat perubahan pada website, hal tersebut berasal dari pemilik website itu sendiri. Kelebihan website jenis statis bagi pemilik atau pengembang website adalah tidak membutuhkan ruang penyimpanan yang besar pada hosting mereka karena website tidak menyimpan data tambahan yang akan bertambah setiap ada interaksi dari pengguna.

Contoh dari website statis adalah jcodonuts.com dan mishunov.me

2. Website Dinamis

Apa itu website dinamis? Website dinamis merupakan website yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan statis. Pengunjung dari website dinamis dapat berinteraksi langsung seperti membuat akun, membuat posting, membuat komentar, dan lain-lain. Dengan begitu, pemilik atau pengembang website harus menyiapkan ruang kosong pada hosting atau server mereka karena semakin sering pengunjung website berinteraksi pada website, semakin banyak data baru yang tersimpan pada server website.

Contoh dari website dinamis adalah facebook.com, youtube.com, kaskus.co.id.

Jenis-jenis Website Berdasarkan Fungsi dan Contohnya

Jika tadi kita sudah membahas tentang jenis-jenis website berdasarkan sifatnya, kali ini kita masuk ke pembahasan jenis-jenis website berdasarkan fungsinya. Apabila dilihat dari fungsinya, banyak sekali jenis website yang dapat kita temukan di dunia ini. Saking banyaknya, saya tidak dapat menyebutkan angka pasti berapa jenis website apabila dilihat dari fungsinya. Oleh karena itu saya hanya akan memaparkan jenis website yang paling banyak digunakan khususnya di Indonesia.

1. Search Engine (Mesin Pencari)

jenis website search engine
(foto: unsplash.com)

Website search engine atau dalam Bahasa Indonesia berarti mesin pencari merupakan jenis website yang berfungsi untuk mencari berbagai informasi berbentuk teks, gambar, video, berita, dan lainnya. Bagi para pelajar dan mahasiswa, jenis website yang satu ini merupakan yang paling penting untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas yang mereka dapatkan.

Website search engine paling populer adalah Google. Google selalu memperbarui algoritma mesin pencarinya sehingga hasil pencarian yang diminta oleh pengguna menjadi semakin akurat.

Contoh website search engine selain Google adalah bing.com, yandex.com, duckduckgo.com, dan masih banyak lagi.

2. Social Media (Media Sosial)

apa itu website? social media
Social media (foto: pixabay.com)

Social media merupakan sebuah media untuk berinteraksi dengan orang-orang dari seluruh penjuru dunia melalui jaringan internet. Di media sosial, orang-orang dapat berbagi kabar dan informasi berbentuk tulisan, foto, maupun video. Biasanya terdapat fitur komentar dan tanda menyukai yang diperuntukkan kepada orang lain untuk menanggapi sebuah posting yang ada.

Tidak hanya sebagai media untuk terhubung dengan orang lain, fungsi media sosial kini sudah berkembang menjadi tempat untuk mencari penghasilan. Biasanya orang-orang mendapatkan penghasilan dengan cara mempromosikan atau menjual sesuatu pada media sosial itu sendiri.

Contoh social media paling populer saat ini adalah facebook.com, twitter.com, dan instagram.com.

3. Website Video Streaming

netflix video streaming
Netflix (foto: pixabay.com)

Website video streaming merupakan jenis website yang menyediakan berbagai macam video untuk ditonton. Di sini kita bisa menjelajahi berbagai macam video yang kita sukai atau yang sedang populer. Keberadaan video streaming saat ini sudah menggeser televisi karena pengguna dapat melihat acara apa pun tanpa terikat oleh waktu dan dapat diputar berulang-ulang.

Contoh dari website video streaming adalah netflix.com, disneyplus.com, hbomax.com.

4. E-commerce (Toko Online)

E-commerce Tokopedia

E-commerce merupakan singkatan dari electronic commerce yang dalam Bahasa Indonesia berarti perdagangan elektronik. Sesuai dengan namanya, website jenis ini berfungsi untuk melakukan transaksi jual beli via online. E-commerce dibagi menjadi 3 jenis yaitu

  1. Marketplace: Marketplace merupakan tempat di mana semua orang yang terdaftar dapat dengan mudah menjual dan membeli barang. Sistem pembayaran pada marketplace cenderung aman karena biasanya uang dibayarkan kepada pihak marketplace terlebih dahulu baru kemudian diteruskan kepada penjual apabila barang sudah sampai.
  2. Retail: Jenis retail hampir sama dengan jenis marketplace. Perbedaannya adalah jumlah penjual yang lebih sedikit dibandingkan dengan marketplace karena persyaratan yang lebih ketat. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa e-commerce jenis retail relatif lebih aman dibandingkan dengan jenis marketplace.
  3. Iklan baris: E-commerce jenis ini mempersilahkan para penjual untuk mempromosikan barang dagangannya dan menentukan sendiri sistem pembayaran yang akan digunakan. E-commerce jenis ini paling tidak aman dibandingkan dengan 2 jenis e-commerce lainnya karena uang langsung ditransfer ke penjual tanpa perantara terlebih dahulu sehingga ada risiko barang tidak dikirimkan setelah pembeli melakukan pembayaran. Oleh karena itu, kebanyakan pembeli pada e-commerce jenis ini memilih sistem pembayaran COD (Cash on Delivery).

Contoh dari website e-commerce Indonesia adalah tokopedia.com, bukalapak.com, lazada.co.id, blibli.com, olx.co.id, shopee.co.id, zalora.co.id, orami.co.id, bhinneka.com.

5. Blog

Blog merupakan jenis website yang berisi berbagai macam artikel yang biasanya diperbarui secara berkala. Kata blog diambil dari “web log” yang berarti website yang berisi log informasi. Orang yang memiliki dan mengurus sebuah blog disebut dengan blogger. Platform blog yang paling banyak digunakan untuk membuat blog adalah WordPress dan Blogger.com.

6. Forum Online

Menurut KBBI, forum adalah lembaga atau badan; wadah; sidang; tempat pertemuan untuk bertukar pikiran secara bebas. Forum online merupakan tempat untuk bertukar pikiran dengan orang lain dari seluruh penjuru dunia melalui jaringan internet.

Beberapa contoh forum online yang ada di Indonesia adalah bersosial.com, kaskus.co.id, forum.detik.com, ads.id.

7. Portal Berita

Dari namanya, dapat kita tahu bahwa portal berita merupakan jenis website yang menyajikan berbagai macam kategori berita. Ada dua jenis portal berita yaitu yang menyajikan banyak kategori berita dan yang hanya menyajikan kategori tertentu.

Contoh portal berita yang menyajikan banyak kategori adalah detik.com, cnnindonesia.com, liputan6.com, kompas.com, merdeka.com, tempo.co.

Contoh portal berita yang menyajikan kategori tertentu adalah kontan.co.id yang menyajikan berita investasi dan ekonomi, selular.id yang menyajikan berita teknologi.

8. Website Portofolio

Website portofolio merupakan jenis website yang berfungsi untuk menunjukkan kumpulan portofolio dari pemilik website. Portofolio sendiri merupakan hasil karya, catatan prestasi dan pengalaman yang dapat merepresentasikan keahlian dari pemiliknya.

Website portofolio tidak hanya sekedar digunakan sebagai ajang pamer, namun website ini digunakan untuk meyakinkan calon klien atau perusahaan tempat bekerja bahwa memang benar-benar memiliki kemampuan yang ditawarkan. Semakin banyak karya yang ditampilkan, maka akan semakin yakin calon klien atau perusahaan untuk merekrut pemilik portofolio.

Contoh dari website portofolio adalah mackenziechild.me, sarahdayan.dev, mishunov.me

9. Website Company Profile

Website company profile (profil perusahaan) merupakan jenis website yang berfungsi untuk menampilkan informasi mengenai layanan-layanan yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Selain itu, website company profile juga berfungsi untuk menyajikan berbagai pengumuman perusahaan, acara-acara yang diadakan oleh perusahaan, memberikan informasi mengenai visi misi perusahaan, dan masih banyak lagi.

Contoh dari website company profile adalah indosatooredoo.com, wika.co.id, jcodonuts.com

10. Website Penggalangan Dana

jenis website penggalangan dana
Tampilan website penggalangan dana wecare.id

Dari namanya, kita bisa tahu bahwa website penggalangan dana merupakan jenis website yang digunakan untuk menggalang dana. Website penggalangan dana pada umumnya melakukan penggalangan dana untuk bencana alam, masalah kesehatan, masalah pendidikan, dan masalah-masalah kesulitan lainnya.

Tidak hanya penggalangan dana pada kasus kesulitan, ada juga website penggalangan dana yang digunakan untuk menggalang dana suatu proyek. Jadi jika ada orang atau perusahaan yang memiliki proyek yang menjanjikan namun belum memiliki modal dapat melakukan penggalangan dana supaya tidak perlu memikirkan lagi mengenai modal dan fokus kepada proyek yang dikembangkan.

Contoh dari website penggalangan dana adalah kitabisa.com, act.id, wecare.id, kickstarter.com

11. Website Photo Sharing (Berbagi Foto)

Website photo sharing merupakan jenis website yang digunakan untuk berbagi foto. Website ini biasanya digunakan oleh para fotografer untuk membagikan hasil jepretan foto mereka supaya dapat dilihat oleh orang lain dari seluruh penjuru dunia.

Contoh dari website photo sharing adalah flickr.com, 500px.com, imageshack.com

12. Website Pemerintah

Dari namanya sudah jelas bahwa website pemerintah merupakan sebuah website yang dimiliki oleh instansi pemerintah. Website pemerintah biasanya digunakan untuk memberikan informasi pembangunan daerah, sosialisasi program/kebijakan pemerintah, dan sarana untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.

Contoh dari website pemerintah adalah jatengprov.go.id, jatimprov.go.id, jabarprov.go.id, sulselprov.go.id

Sekian pembahasan tentang apa itu website beserta jenis-jenis dan contohnya.

You may also like

Leave a Comment