Home Komputer dan Laptop Apa itu Proyektor? Ini dia Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenis Proyektor

Apa itu Proyektor? Ini dia Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenis Proyektor

by TendaTekno

Apa itu proyektor? Proyektor adalah sebuah output device yang berfungsi untuk menampilkan gambar atau video digital dalam bentuk besar dengan cara memantulkan cahaya pada sebuah layar proyeksi. Secara fungsi, proyektor hampir mirip dengan monitor, akan tetapi monitor memancarkan sinar secara langsung sedangkan proyektor memantulkan sinar terlebih dahulu ke objek datar untuk menampilkan gambar atau video.

Fungsi Proyektor

apa itu proyektor? fungsi proyektor
(foto: pixabay.com)

A. Media Presentasi

Proyektor pada umumnya digunakan untuk mempresentasikan sesuatu, entah itu pada sebuah rapat, kegiatan belajar mengajar, dll. Dengan adanya proyektor, presentasi yang dilakukan akan menjadi lebih maksimal karena tampilan lebih besar sehingga dapat menjangkau lebih banyak audiens dan apa yang dipresentasikan menjadi lebih jelas.

B. Menonton Film

Selain untuk presentasi, proyektor juga biasa digunakan untuk menonton film. Dengan menggunakan proyektor, pengalaman menonton film menjadi lebih seru apalagi jika dilengkapi dengan speaker yang mumpuni. Bioskop pun menggunakan proyektor untuk menampilkan film yang diputar.

Jenis-jenis Proyektor

1. Proyektor CRT

jenis proyektor CRT
Proyektor CRT (foto: videoatout.com)

Sama seperti monitor CRT, proyektor CRT merupakan proyektor yang termasuk proyektor jadul. Proyektor ini menggunakan tiga tabung sinar katode berwarna merah, hijau, dan biru serta lensa pembesar untuk menampilkan gambar pada layar proyektor melalui sinar yang dipancarkannya.

Proyektor ini memiliki banyak kelemahan seperti ukurannya yang lebih besar dibandingkan jenis proyektor lainnya dan tidak user friendly. Karena itulah proyektor ini sudah jarang digunakan pada zaman ini.

2. Proyektor LCD

Proyektor LCD merupakan jenis proyektor yang banyak digunakan di kalangan umum. Proyektor LCD merupakan versi modern dari proyektor slide dan proyektor overhead.

Untuk menampilkan gambar, proyektor LCD mengirimkan cahaya dari lampu halida logam melewati sebuah prisma atau serangkaian filter dichroic yang memisahkan cahaya ke tiga polisilikon yang berwarna merah, hijau, dan biru. Lampu halida logam digunakan karena menghasilkan suhu warna yang ideal dan spektrum warna yang luas.

Saat cahaya dipolarisasi melalui panel, satuan piksel dapat dibuka atau ditutup. Kombinasi piksel yang terbuka dan tertutup dapat menghasilkan berbagai macam warna dan corak pada gambar yang diproyeksikan.

3. Proyektor DLP

Proyektor DLP (foto: benq.eu)

DLP atau Digital Light Processing merupakan teknologi yang diciptakan untuk perangkat proyektor. Dengan teknologi ini, gambar dihasilkan oleh digital micromirror device atau DMD, yaitu kaca kecil mikroskopis yang disusun dalam sebuah matrix di atas chip semikonduktor. Setiap kaca mikroskopis tersebut mewakilkan satu pixel dari gambar yang diproyeksikan.

4. Proyektor LCOS

LCOS merupakan singkatan dari Liquid Crystal on Silicon. LCOS adalah microdisplay yang menggunakan lapisan kristal liquid di atas backplane silikon. Teknologi yang digunakan pada proyektor ini merupakan gabungan dari dua proyektor yaitu proyektor LCD dan DLP.

Resolusi yang dihasilkan oleh proyektor LCOS lebih baik dibandingkan dengan proyektor LCD. Proyektor LCOS dapat menampilkan resolusi hingga 2048 x 1536 px. Akan tetapi proyektor ini jarang ditemui di pasaran khususnya di Indonesia.

You may also like

Leave a Comment