Home Website Apa Itu Hosting? Ini dia Pengertian dan Jenis-jenis Hosting [+Tips Memilih Hosting]

Apa Itu Hosting? Ini dia Pengertian dan Jenis-jenis Hosting [+Tips Memilih Hosting]

by TendaTekno

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang hosting, mulai dari pengertian, jenis-jenis hosting, hingga bagaimana cara memilih hosting yang tepat. Apa itu hosting? Seberapa penting hosting bagi sebuah website? Mari kita bahas.

Pengertian Hosting

apa itu hosting? pengertian hosting
Server hosting (foto: pixabay.com)

Hosting (web hosting) adalah tempat penyimpanan data yang disimpan dalam server untuk website. Tanpa hosting, website tidak bisa menampilkan berbagai macam konten kepada pengguna internet.

Kapasitas penyimpanan yang dialokasikan pada pada server tergantung pada jenis hosting yang digunakan. Dari berbagai jenis hosting yang ditawarkan terdapat berbagai jenis teknologi, tingkat manajemen, dan layanan tambahan yang berbeda.

Penyedia layanan web hosting pada umumnya menyediakan berbagai fitur tambahan yang sangat berguna untuk menunjang proses pengembangan sebuah website. Beberapa fitur tambahan yang biasanya ditawarkan oleh penyedia layanan hosting adalah

  • cPanel: Sebuah panel yang membuat pengembang website tidak perlu pusing untuk memikirkan command line saat mengembangkan sebuah website
  • Auto installer: Fitur untuk memasang sebuah CMS dalam waktu singkat
  • SSL: Teknologi yang berguna untuk mengamankan website
  • Auto update: Fitur untuk mengamankan data-data website setiap jangka waktu tertentu supaya nantinya dapat dipulihkan kembali apabila terjadi hal yang tidak diinginkan

Biasanya untuk mendapatkan fitur-fitur tambahan di atas, pengguna harus membayar biaya lebih. Besarnya biaya tergantung dari pemberi layanan hosting itu sendiri dan teknologi yang digunakan pada setiap fitur yang ditawarkan.

Apa hubungan hosting dengan domain? Saat membahas tentang hosting, biasanya kata domain tidak juga luput dari pembahasan. Perlu diketahui bahwa website merupakan perpaduan dari domain dan hosting. Domain sendiri merupakan alamat website yang bertujuan untuk mempermudah pengguna internet mengakses sebuah website.

Jenis-jenis Hosting

A. Shared Hosting

Shared hosting adalah jenis hosting yang menggunakan satu server untuk beberapa pengguna. Jenis hosting ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang baru mencoba untuk membangun website karena harganya yang paling terjangkau. Kontrol pengguna terhadap jenis hosting ini sangat terbatas karena digunakan oleh banyak pengguna sehingga kontrol penuh masih dipegang oleh penyedia layanan hosting.

Kelebihan dari shared hosting:

  • Harga paling terjangkau
  • Mudah untuk dipelajari karena sudah biasanya sudah tersedia cPanel

Kekurangan dari shared hosting:

  • Kontrol server sangat terbatas
  • Rawan terkena hack karena digunakan bersama-sama dengan website lain

B. VPS Hosting

VPS merupakan singkatan dari Virtual Private Server. Biasanya jenis hosting ini digunakan pada website yang sudah memiliki traffic lumayan tinggi. VPS hosting memiliki kontrol penuh atas server yang digunakan. Jenis hosting ini sangat cocok untuk pengguna yang ingin mendapatkan server pribadi namun dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dedicated hosting. VPS sendiri merupakan hasil pembagian dedicated server menggunakan virtual machine.

Harga VPS hosting biasanya tidak jauh berbeda dengan shared hosting. Akan tetapi, pengguna tidak mendapatkan cPanel secara default sehingga harus mempelajari command line untuk bisa mengoperasikan VPS hosting. Penyedia hosting biasanya juga memberikan opsi untuk pemasangan cPanel pada VPS hosting, namun ada biaya tambahan.

Kelebihan dari VPS hosting:

  • Memiliki kontrol penuh atas server yang disewa
  • Tidak berbagi server dengan pengguna lain sehingga lebih aman dibandingkan dengan shared hosting
  • Harga lebih terjangkau dibandingkan dengan dedicated server

Kekurangan dari VPS hosting:

  • Tidak terpasang cPanel secara default

C. Dedicated Hosting

Dedicater hosting merupakan layanan hosting menggunakan satu server secara penuh. Biasanya jenis hosting ini digunakan oleh website dengan trafik sangat tinggi seperti website pemerintahan, website berita, dan website-website lainnya yang memiliki ratusan ribu hingga jutaan pengunjung per harinya.

Kelebihan dari dedicated hosting

  • Memiliki performa dan keamanan paling tinggi

Kekurangan dari dedicated hosting

  • Harga jauh lebih mahal dibandingkan dengan shared dan VPS hosting

Tips Dalam Memilih Layanan Hosting

1. Pilih jenis hosting sesuai dengan tujuan pembuatan website

Jika Anda baru ingin belajar atau benar-benar baru pertama kali ingin membangun sebuah website maka pilihlah shared hosting karena memiliki harga yang paling terjangkau dan konfigurasi sangat mudah. Sedangkan jika Anda sudah expert atau proyek website yang dikerjakan merupakan proyek besar maka pilihan yang tepat adalah VPS hosting atau dedicated hosting.

2. Pilih lokasi server sesuai target pasar Anda

Jika target pasar dari website yang Anda adalah orang Indonesia, maka pilihlah layanan hosting yang memiliki server di wilayah Indonesia. Sedangkan jika website Anda target pasar Anda adalah orang luar negeri maka pilihlah layanan hosting yang memiliki server di Amerika, Singapura, atau lainnya sesuai dengan target pasar Anda.

3. Pilih layanan hosting dengan customer support 24 Jam

cara memilih layanan hosting. customer support 24 jam
(foto: pixabay.com)

Memilih layanan hosting dengan customer support 24 jam sangat penting apabila sewaktu-waktu Anda mendapatkan sebuah masalah pada website Anda. Dengan adanya layanan customer support 24 jam, maka masalah pada website Anda akan bisa segera teratasi tanpa perlu menunggu hingga waktu kerja.

4. Perhatikan fitur tambahan yang ditawarkan

Selain memperhatikan spesifikasi dasar seperti kapasitas penyimpanan, bandwidth, database, dan lain-lainnya, Anda juga perlu untuk memperhatikan fitur tambahan yang ditawarkan oleh layanan hosting yang akan Anda pilih seperti SSL, proteksi keamanan, auto backup, auto installer, dll.

Dengan memperhatikan fitur tambahan yang ada dalam paket yang akan dibeli, Anda bisa menentukan apakah harga yang dibayar sesuai dengan apa yang Anda dapatkan. Sehingga nantinya Anda tidak mengeluarkan biaya lagi saat membutuhkan fitur-fitur tambahan tersebut.

5. Lihat review pelanggan

Terkadang spesifikasi di atas kertas belum cukup untuk menentukan apakah layanan hosting yang akan kita beli layak atau tidak. Terkadang ada beberapa layanan hosting yang memiliki penawaran yang bagus namun servernya sering down atau customer support-nya lambat dalam melayani pelanggan. Oleh karena itu, melihat review dari pelanggan yang sudah menggunakan sebuah layanan hosting sangat diperlukan.

Untuk mendapatkan review yang objektif, jangan hanya melihat dari website penyedia layanan hosting itu sendiri tapi juga lihat dari review dari luar seperti forum diskusiwebhosting.com dan lainnya.

You may also like

Leave a Comment